Optimasi Pengadaan Beras Dalam Negeri pada Perusahaan Umum BULOG Kantor Wilayah Jawa Barat
Isi Artikel Utama
Abstrak
Latar belakang: Stabilitas pasokan dan harga beras merupakan pilar ketahanan pangan nasional, di mana Perusahaan Umum (Perum) BULOG memegang peranan sentral. Namun, Perum BULOG dihadapkan pada tantangan ganda, yaitu pemenuhan penugasan pemerintah (Public Service Obligation) dan pencapaian kinerja keuangan yang positif.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jumlah pengadaan beras dalam negeri yang optimum pada Perum BULOG Kanwil Jabar agar dapat mengoptimumkan Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) dengan tetap memperhatikan lima tujuan prioritas pada dua skenario.
Metode: Metode optimasi yang digunakan adalah Pre-emptive Goal Programming, yaitu pendekatan multi-objektif bertingkat yang meminimalkan deviasi dari lima tujuan dengan urutan prioritas. Data yang dianalisis adalah data sekunder tahun 2024 dari Kantor Cabang (Kancab) Bandung, Cirebon, Indramayu, dan Bogor, Jabar.
Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama yang memengaruhi pengadaan beras adalah harga, luas panen, produksi, kapasitas gudang, dan kepastian pasar dari program pemerintah. Pada Skenario Pertama, tujuan Prioritas 1 adalah meminimalkan kelebihan pengadaan (d⁺₁) yang tercapai sempurna dengan nilai deviasi 0,00. Hal ini berarti seluruh target pengadaan tahunan terpenuhi, sehingga jumlah pengadaan beras dalam negeri yang optimum sebesar 86.500.000 kg atau sesuai dengan target. Nilai EBITDA pada Skenario Pertama sebesar Rp323,21 miliar atau turun 78,34% dari kondisi aktual sebesar Rp1.492,22 miliar. Pada Skenario Kedua, tujuan Prioritas 1 adalah meminimalkan kekurangan penjualan (d⁻₅) yang tercapai sempurna dengan nilai deviasi 0,00. Hal ini berarti seluruh target penjualan dapat dipenuhi secara optimal. Nilai EBITDA pada Skenario Kedua sebesar Rp461,21 miliar atau turun 69,09% dari kondisi aktual sebesar Rp1.492,22 miliar.
Kesimpulan: Model optimasi menunjukkan struktur prioritas menentukan pencapaian sasaran pengadaan beras, sehingga diperlukan kebijakan pengadaan yang lebih seimbang melalui optimalisasi sumber daya, integrasi logistik, dan penguatan strategi adaptif untuk mendukung stabilitas pasokan dan kinerja finansial.
Rincian Artikel
Terbitan
Bagian

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
catatan copyright agar disepakati oleh penulis.
Penulis sepakat dengan ketentuan-ketentuan dalam etika publikasi
Penulis menyatakan bahwa karya tulis yang diserahkan untuk diterbitkan adalah asli, belum pernah dipublikasikan di manapun dalam bahasa apapun, dan tidak sedang dalam proses pengajuan ke penerbit lain
Referensi
Abdelaziz, F. Ben, Aouni, B., & Fayedh, R. El. (2007). Multi-objective Stochastic Programming for Portfolio Selection. European Journal of Operational Research, 177 (3), 1811–1823. https://doi.org/10.1016/j.ejor.2005.10.021
Ahmad, R., Katili, M. R., Mahmud, S. L., Wungguli, D., & Nashar, L. O. (2023). Analisis Sensitivitas Model Goal Programming pada Optimasi Produksi Roti Menggunakan Metode Branch and Bound. Euler: Jurnal Ilmiah Matematika, Sains dan Teknologi, 11 (2), 216–227. https://doi.org/10.37905/euler.v11i2.22299
Amann, M., K. Roehrich, J., Essig, M., & Harland, C. (2014). Driving Sustainable Supply Chain Management in the Public Sector. Supply Chain Management: An International Journal, 19 (3), 351–366. https://doi.org/10.1108/SCM-12-2013-0447
Chen, A., Hsieh, C.-Y., & Wee, H. M. (2016). A Resilient Global Supplier Selection Strategy—A Case Study of an Automotive Company. The International Journal of Advanced Manufacturing Technology, 87 (5–8), 1475–1490. https://doi.org/10.1007/s00170-014- 6567-z
Chopra, S. (2019). Supply Chain Management: Strategy, Planning, and Operation . Pearson Education. Djama, A., Indriani, R., & Moonti, A. (2023). Optimalisasi Manajemen Rantai Pasok Beras dalam Menjaga Ketahanan Pangan (Studi Kasus Perum Bulog Kantor Cabang Gorontalo). Media Agribisnis, 7 (1), 107–115. https://doi.org/10.35326/agribisnis. v7i1.3199
Fadmala, Y., Hayati, C., & Hanifah, H. (2024). Analisis Pengoptimalan Supply Chain dan Value Chain di Bulog Kantor Cabang Surabaya Utara. Jependimas: Jurnal Ekonomi, Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 1 (2), 39–45. https://doi.org/10.63200/ jependimas.v1i2.22
Fatmayoni, R., Jaya, A. I., & Resnawati, R. (2016). Optimalisasi Pendistribusian Beras di Penggilingan Padi Kardi Jaya Utama Tolai dengan Menggunakan Metode Goal Programming. Jurnal Ilmiah Matematika dan Terapan, 13 (1). https://doi.org/ 10.22487/2540766X.2016.v13.i1.7495
Hakmanage, N. M., Chandrasekara, V., & Jayasundara, M. (2022). Application of Fuzzy Goal Programming Model to Assess Optimal Multi Crop Cultivation Planning. Agriculture and Natural Resources, 56 (1), 193–202. https://doi.org/10.34044/j.anres.2021.56.1.18
Hasbiyati, I., Desri, R., & Gamal, M. D. H. (2023). Pre-emptive Goal Programming Method for Optimizing Production Planning. Barekeng: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan, 17 (1), 0065–0074. https://doi.org/10.30598/barekengvol17iss1pp0065-0074
Isabella, W., Schulken, M., Bassermann, L., Luig, L., & Urhahn, J. (2024). Buffer Stocks Against Inflation: Public Food Stocks for Price Stabilisation and their Contribution to the Transformation of Food Systems.
Karo, N. B. (2016). Analisis Optimasi Distribusi Beras BULOG di Provinsi Jawa Barat. Mix: Jurnal Ilmiah Manajemen, 6 (1), 103–120. https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/ Jurnal_Mix/article/view/869/709
Krisnawan, P. R., & Yudanto, A. A. (2021). Analisis Kinerja Keuangan Perum Bulog Selama Penugasan Public Service Obligation Tahun 2015—2018. Jurnal Indonesia Rich, 2 (1), 15– 31. https://doi.org/10.31092/irj.v2i1.18
Mardliyah, S., Fajar, M. Y., & Badruzzaman, F. H. (2022). Penggunaan Forecasting dan Goal Programming dalam Optimasi Perencanaan Produksi Beras. Bandung Conference Series: Mathematics, 2 (1), 83–93. https://doi.org/10.29313/bcsm.v2i1.2033
Mijaya, A. A. (2017). Optimasi Jaringan Rantai Pasok Ketahanan Pangan Indonesia [Universitas Indonesia]. https://lib.ui.ac.id/detail?id=20454329&lokasi=lokal
Palepong, J. A., Loho, A. E., & Montolalu, M. H. (2024). Analisis Persediaan Beras Menggunakan Metode Economic Order Quantity Pada Bulog Divisi Regional Sulawesi Utara. Agri-Sosioekonomi, 20 (1), 157–164. https://doi.org/10.35791/agrsosek. v20i1.52554
Pujawan, N., & Mahendrawathi. (2023). Supply Chain Management Edisi 4: Lebih Lengkap Membahas Strategi, Operasional, dan Perbaikan Supply Chain untuk Mencapai Daya Saing . Penerbit Andi.
Rahmawati, I., Kiftiah, M., & Pasaribu, M. (2023). Pemodelan Integer Preemptive Goal Programming dalam Mengoptimalkan Perencanaan Produksi di UKM Rengginang Kalimantan Barat. Jurnal Sains Matematika dan Statistika, 9 (2), 129–138. https://doi.org/ 10.24014/jsms.v9i2.23261
Sheffi, Y., & Jr, J. B. R. (2005). A Supply Chain View of the Resilient Enterprise. MIT Sloan Management Review, 47 (1), 41–48. Tanksale, A., & Jha, J. K. (2014). Developing a Mathematical Model to Optimize Foodgrains Storage and Transport for Public Distribution System in India. Applied Soft Computing, 1 , 1–10.
Trisilawaty, C., Marimin, & Achsani, N. A. (2011). Analisis Optimasi Rantai Pasok Beras dan Penggunaan Gudang di Perum BULOG Divre DKI Jakarta. Pangan, 2 (2), 177–195. https:/ /doi.org/10.33964/jp.v20i2.38
Victoria, R. U. M., Caballero, R., Ruiz, F., & Romero, C. (2002). Meta-Goal Programming. European Journal of Operational Research, 136 (2), 422–429. https://doi.org/10.1016/ S0377-2217(00)00332-5 Yuliani, S., & Pujiyanta, A. (2014). Media Pembelajaran Goal Programming Berbasis Multimedia. Jurnal Sarjana Teknik Informatika, 2 (1), 969–981.