PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN BERAS RENDAH INDEKS GLISEMIK

Main Article Content

Rimbawan Rimbawan

Abstract

Sebagai sumber energi utama bagi sebagian besar masyarakat Indonesia peran karbohidrat yang berasal dari beras selain zat gizi yang lain dapat dikaji dari indeks glisemiknya mengingat beragamnya proses pengolahan beras. Tulisan ini diharapkan dapat menjelaskan tentang fungsi beras sebagai bahan pangan yang berpeluang besar untuk dapat dimanfaatkan dalam berbagai kondisi gizi masyarakat. Hasil analisis menunjukkan bahwa diantara beberapa faktor yang menentukan indeks glisemik, kandungan amilosa dan amilopektin beras, serta teknologi pengolahan beras merupakan hal yang penting untuk diperhatikan agar dihasilkan produk dengan IG (Indeks Glisemik) yang diharapkan. Peningkatan kadar amilosa dan teknologi pengolahan yang meningkatkan kadar "resistant starch" akan menurunkan indeks glikemik.

Article Details

Section

Articles

Author Biography

Rimbawan Rimbawan

Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, Institut
Pertanian Bogor

References

Allidawati dan Bambang K. (1989). "Metode uji mutu beras

dalarn Teknik Analisis Kadar Amilosa Dalam Beras'' dalam G. Aliawati. Buletin Teknik Pertanian Vol. 8. Nomor 2, 2003.: http://www.pustaka-deptan.ao.id/publication/bt08203l pdf [13 September 2006]

Brand, JC , PI Nicholson, AW Thorburn and A.S. Truswell (1985). "FoodProcessingand the Glycemic Index". Am. J. Clin. IMutr. 42 : 1192 - 1196.

Cui. H, Y. Yang. L. Bian and M. He (1999). "Effect of food composition of mixed food on glycemic index"'. Wei Sheng Yan Jiu, 28(6): 356-358.

Juliano, B. O. (2004) Overview of rice and rice-based products. In : Rice is life: Scientific perspective for the 21" century. Philippine Rice Research Institute : 268-270.

Miller. JB, S. Hayne. P. Petocz and S. Colagiun (1996). "LowGlycemic Index Diets in the Management of Diabetes : A Meta Analysis of Randomized Controled Trials". Diabetes Care, 26 : 2261-2267

Rimbawan dan Siagian, A. (2004). Indeks Glikemik Pangan: Cara Baru Memilih Pangan yang Menyehatkan. Penerbit Penebar Swadaya,

Jakarta

Somantri, I.H. (1983). Pewarisan Kadar Amilosa pada Beberapa Persilangan Padi. Tesis. Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, Bandung.

Suwarro, A.B. Surono, dan 2. Harahap (1982). "Hubungan antara Kadar Amilosa Beras dengan Rasa Nasi". Penelitian Pertanian 2(1): 33-35

Soetrisno U.S.S dan R.R.S. Apriyantono (2005). "Formula Karbohidrat dan Protein Terolah untuk Makanan Jajanan Glikemik Tinggi". Proseding Temu llmiah Kongres XIII PERSAGI 2005 Denpasar Bali: 349 - 352

Yang, Yue-Xin, H-WWang, H-M Cui,Y Wang. L-DYu,SX Xiang and S-Y Zhou (2006). 'Glycemic index of cereals and tubers produced in China". World J. of Gastroenterology. 12(21): 3430 - 3433