Efektivitas Penggunaan Pembenah Tanah Organik dalam Meningkatkan Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi (Oryza sativa L.) pada Tanah Sulfat Masam

Main Article Content

Agus Suyanto

Abstract

Pemanfaatan lahan sulfat masam untuk budidaya padi masih belum banyak dilakukan karena
sifat lahan yang submarjinal. Pemberian bahan organik diketahui dapat meningkatkan kesuburan lahan sulfat masam. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan seberapa efektif pembenah tanah organik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman padi (Oryza sativa. L) pada tanah sulfat masam. Penelitian dilaksanakan di Green House Universitas Panca Bhakti Pontianak dari bulan Februari–Juli 2021. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 7 perlakuan yaitu (b0) = kontrol atau tanpa pemberian bahan organik, (b1) = perlakuan sekam padi 40 g/polybag, (b2) = perlakuan arang sekam 40 g/polybag, (b3) = perlakuan jerami padi 40 g/polybag, (b4) = perlakuan krinyuh (Chromolaena odorata) 40 g/polybag, (b5) = perlakuan pupuk kandang sapi 40 g/polybag, (b6) = perlakuan pupuk kandang ayam 40 g/polybag. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah anakan/ rumpun, jumlah malai/rumpun, berat gabah/rumpun (gram), berat 100 butir gabah kering per perlakuan (gram) dan volume akar (cm3). Data dianalisis statistik menggunakan uji F dan Beda Nyata Jujur (BNJ) dengan taraf signifikansi 5 persen. Hasil menunjukkan pemberian bahan organik dapat mengubah kualitas tanah sulfat masam sehingga terjadi peningkatan pertumbuhan dan hasil tanaman padi, walau belum dapat memberikan pengaruh pada berat 100 bulir gabah kering dan volume akar.

Article Details

Section

Articles