Analisis Pengaruh Butir Patah Dan Menir Terhadap Penjualan Beras Premium Di Pasar Induk Beras Cipinang

Yudy Prakasa Yudha, Ujang Sumarwan, Sri Bawono

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1). pengaruh butir patah dan menir terhadap tingkat penjualan beras premium; (2) pesentase kewajaran butir patah dan menir dalam beras premium; (3) bagaimana pengusaha dapat mempengaruhi kualitas beras premium untuk mencapai keuntungan tanpa mengurangi selera konsumen. Dalam penelitian ini dilakukan pendekatan deskriptif dengan tujuan agar hasil penelitian dapat
menggambarkan dengan baik hubungan antara variabel yang terkandung dalam beras premium terhadap penjualannya, menggunakan pedoman pada hasil yang diperoleh melalui metode Kuasi Eksperimen. Untuk mempermudah analisis digunakan aplikasi pengolah data SPSS (Statistical Program For Social Science), yang merupakan paket program aplikasi komputer untuk menganalisis data-data statistik. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa variabel Butir patah, Menir, Beras Ramos IR.64 dan Beras Rojolele secara simultan/bersama-sama ataupun sendiri-sendiri / parsial mempunyai pengaruh signifikan (bermakna) terhadap penjualan Beras Premium di Pasar Induk Beras Cipinang.

The purposes of this study are to determine: (1) the effect of broken grains and groats on the rates of sales of premium rice; (2) the fair percentage of broken grains and groats in premium rice; (3) how the entrepreneurs can affect the quality of premium rice to gain profit without reducing consumer taste. In this research, descriptive approach is used in order that the results can well describe the relationship between the variables contained in premium rice and the sales of the rice, using the guidelines on the results obtained through the method of Quasi Experiments. To simplify the analysis of the data processing, SPSS (Statistical Program for Social Science), a computer application program package for analyzing statistical data, is applied. The results show that the variables of broken grains, groats, Ramos IR.64 rice, and Rojolele rice simultaneously or partially have significant (meaningful) influences on the sales of premium rice at the Rice Master Market of Cipinang.

 


Keywords


premium rice, broken grains, groats, sales and Cipinang Rice Central Market.

References


Ade Santika dan Gusniwar Aliawati (2007) Teknik Pengujian Tampilan Beras Untuk Padi Sawah, Padi Gogo dan Padi Pasang Surut. Majalah

Pangan. Penerbit Perum BULOG.

BPS, 2009. Ketersediaan Gabah dan Beras Nasional 2009. BPS Jakarta.

Erwidodo, 1996 Telaahan Trend Konsumsi Beras. Kerjasama Puslit Sosek Pertanian dengan Proyek DPG Deptan Jakarta.

Kotler, Philip dan Keller, Kevin Lane 2000 Manajemen Pemasaran Jilid 1 Penerbit PT. Indeks

Sumarwan U, Djunaidi A, Aviliani, Hinggih.H.C,.Sayono.J.A,Budidarmo.R.R, Rambe.S., 2009 Pemasaran Strategik. Edisi Pertama Penerbit Inti Prima Promosindo Jakarta.

Sumarwan U, 2002 Prilaku Konsumen. Edisi Pertama Penerbit PT Ghalia Indonesia.

Sanusi, Anwar. 2003. Metodologi Penelitian Praktis Untuk Ilmu Sosial dan Ekonomi. Edisi pertama. Cetakan Pertama. Penerbit Buntara Media Malang.

Simatupang,P. 1995. Industrial Pertanian sebagai Strategi Agribisnis dan Pembangunan Pertanian dalam Era Globalisas. Pidato Orasi

Pengukuhan Ahli Peneliti Utama Pada pusat penelitian Sosial Ekonomi Pertanian ,Bogor.


Full Text: Untitled

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 JURNAL PANGAN