Saatnya Indonesia Bangkit Melawan Aflatoksin

Main Article Content

Sri Raharjo

Abstract

Di kalangan pimpinan pemerintahan dan politik nilai strategis dari penanganan aflatoksin dan dampaknya terhadap ketahanan dan kedaulatan pangan belum mendapatkan perhatian dan komitmen yang memadai. Perlu dipahami dan disadari bersama oleh seluruh warga bangsa Indonesia bahwa kegagalan dalam pengendalian terhadap cemaran aflatoksin pada hasil pertanian menimbulkan kerugian yang sangat besar, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Meskipun cemaran aflatoksin banyak dijumpai pada saat penanganan pascapanen namun untukmengatasinya diperlukan serangkaian langkah yang terfokus dan terkoordinasi dari segenap pihak. Untuk itu perlu diketahui sejauh mana kesiapan pengendalian aflatoksin secara nasional yang ada saat inidan langkah-langkah yang masih perlu untuk ditempuh. Unsur-unsur dalam sistem pengendalian aflatoksin terdiri dari lembaga yang memiliki otoritas atau kewenangan, peraturan dan perundangan yang mengatur tentang keamanan pangan, mekanisme pengelolaan dan penerapan standard keamanan pangan, penyedia layanan pengujian cemaran aflatoksin, cara berproduksi pada tingkat petani, rantai perdagangan hasil panen, dan industri pengolahan pakan dan pangan. Komitmen nasional perlu segera digalang dan diarahkan antara lain untuk mempromosikan kesadaran (awareness) tentang kerugian jangka pendek dan jangka panjang yang bisa ditimbulkan oleh cemaran khususnya aflatoksin, mengembangkan sistem dan tindakan pengendalian yang efektifpada tingkat on farm dan off farm, mengoptimalkan penyelenggaraan penelitian pengendalian aflatoksin, dan secara periodik dilakukan monitoring cemaran aflatoksin untuk keperluan perdagangan komiditas terkait.

Article Details

Section
Articles

References

CAST Task Force Report, 1989. Mycotoxins: economic and health risks, No. 116.

Phillips, T.D., B.A. Clement and D.L. Park, 1994. Approaches to reduction of anatoxins in foods and feeds. In: D.L. Eaton and J.D. Groopman, eds. The Toxicology of Anatoxins, Human Health, Veterinary and Agricultural Significance. San Diego, Academic Press, p 383.

Rahayu, E.S., Rahmianna, A.A., dan Raharjo, S. 2003. Cemaran aflatoksin pada produksi jagung di daerah Jawa Timur. Agritech 23:174-183.